My Blog

Minggu, 13 Desember 2009

tuk Ibu

Saat ku lihat wajah itu

Wajah yang mungkin pertama kali akan selalu aku ingat

Dan akan terakhiir pula aku lupa

Wajah yang selalu memberikan keteduhan

Wajah yang memberikan kekuatan dan kepercayaan diri

Wajah yang mnguatkan saat lemah

Wajah yang menenangkan saat gelisah

Wajah itu….

Kini ku lihat tampak mulai menua

Kerutan di kelopak mata itu sebagi buktinya

Garis-garis di kening itu semakin menguatkannya

Oh….

Mungkin semua itu menunjukan usianya yang lanjut

Tapi dalam lubuk hatinya

Ku yakin tak sedikitpun berubah

Ku yakin kasih sayang dan cintanya akan selalu besar dan berkobar di sana

Ku yakin kekuatannya akan tetap dia tularkan

Ku yakin pengahrapannya kepadaku akan selalu ada

Besar,,,dan akan selalu seperti itu

Ingatkah atau tahu kah kita betapa besarpengorbanannya kepada kita??
nyawa pun dia berikan untuk kehidupan kita yang baru

Tahu kah kita besarnya harapan dan kekhawatiran yang disimpan dalam hatinya?

Dalam setiap do’a dan tangisannya?

Mungkin kita tahu,,tapi

Dapatkan kita mengabulkannya?

Mungkin saja

Tapi,,,

Lihatlah apa yang telah kita beri saat ini

Dari dulu

Dan kemarin-kemarin??

Kekecewaaan kah?
tetesan air matanya kah?

Kekahawatiran kah?

Kandang aku pun tak sadar

bahwa belum ada kebanggan yang dapat diberikan

mungkin hanya sesuatu yang kecil

kadang kita tak sadar betapa besar harapannya kepada kita

kadang kita tak sadar bahwa usianya akan terus bertambah

kerutan di wajahnya akan bertambah banyak

ketajaman matanya akan semakin berkurang

kekuatannya akan mulai melemah

tubuhnya akan mulai rentan

kapan kita akan membahagiakannya?

Tuhan ku

Ku mohon kekuatan dan kemudahan kepadaku

Untuk bisa memberikan yang terbaik untuknya

Walau ku tahu aku tak akan mampu membalas semua pengorbanan dan kebaikkannya

Tapi setidakknya

Izinkan aku untuk tidak lagi membuatnya kecewa dan menangis

Aku ingin melihatnya tersenyum akan keberhasilanku

Bantu aku Ya Rabb

Sebelum Kau mengambilnya kembali

Ku titipkan dirinya kepada-Mu

Wahai Ibu

Aku menyayangimu

Maafkan bila sampai saat ini belum ada yang dapat membanggakanmu

Tapi dalam lubuk hatiku

Aku sangat ingin membuatmu bahagia dan bangga

Aku akan terus berusaha untuk dapat memberikan yang terbaik untukmu dan ayah

Semoga semua do’aku, do’amu dan do’anya bisa membuatku

Semakin kuat

2 komentar:

Anonim mengatakan...

dicek lagi penulisannya. masih ada yang salah ketik tuh :D

faris_bLog mengatakan...

huft...
okeh lah....
nuhun